Kami sangat berharap di tahun baru ini, semua keinginan dan kebutuhan Anda dapat tercapai, sama seperti keinginan kami untuk video game Counter Strike:Global Offensive (CS:GO) untuk tetap berlanjut pada tahun 2018. Ada banyak hal yang ingin kami lihat untuk bisa diterapkan dalam FPS favorit kami dan di bawah ini adalah 5 hal untuk CS:GO yang lebih baik.

  1. Standardisasi format pertandingan best-of-3

Format best-of-3 adalah mimpi lama dari para penggemar CS:GO. Format pertandingan best-of-1 untuk membuat alur cerita romantis yang fantastis khususnya untuk tim underdog di saat mereka berhasil melawan pemain papan atas, tidak begitu mencerminkan aspek paling penting dari sebuah kompetisi profesional. Dengan format best-of-3, paling tidak mereka yang sudah mapan hanya akan bermain lebih lama untuk memenangkan pertandingan, dan bagi mereka yang masih belum veteran, tambahan durasi match tersebut tentunya dapat menjadi pelajaran tambahan bagi mereka.

Pelaksanaan harapan ini sebagian besar tergantung pada penyelenggara turnamen dan ketersediaan sumber daya yang ada. Mudah-mudahan kita dapat melihat lebih banyak hal ini di masa depan, meskipun format best-of-3 dapat menyebabkan kerumitan tersendiri pada pengorganisasian acara tersebut.

  1. Menghapus Nuke dari daftar map

Peta Nuke sangat jarang digunakan di tingkat kompetisi, dan lebih sering dihapus selama periode veto. Peta tersebut sangat condong untuk membantu sisi Counter-Terrorists (CT), dan kebanyakan tim telah menolak untuk memainkannya dan memusatkan perhatian mereka untuk mengasah kemampuan mereka di daftar peta reguler.

Beberapa tim papan atas telah menunjukkan kelancarannya, yaitu Ninjas in Pyjamas, Team EnVyUs dan Virtus.pro G2A, namun sampel yang terdiri dari tiga tim top ternyata tidak cukup untuk mempertahankan kehadiran peta Nuke di map pool. Banyak yang berpendapat bahwa adaptasi adalah kunci dalam turnamen, tapi bagaimana cara mengakui kunci adaptasi tersebut jika pada kenyataannya peta tersebut benar-benar dijauhi? Dimulai dari ada tim yang melakukan ban pada peta tersebut, tidak ada yang mau menggunakan peta tersebut atau bahkan peta tersebut dimainkan namun tidak menghasilkan hasil permainan yang diharapkan.

  1. Melaksanakan crowdfunding untuk mendukung event-event

Ini telah menjadi topik yang dibahas secara rutin sejak penerapan konsep di Dota 2. Banyak yang mempertanyakan mengapa Valve tidak memasukkan konsep ini untuk acara CS:GO, terlepas dari minat pemain profesional ataupun audiens.

Crowdfunding tampak seperti ‘no-brainer’ dalam hal analisis biaya dan manfaat, mengingat bagaimana para penggemar sendiri bersedia menyumbangkan uang mereka ke prize pool turnamen di acara Major atau acara premier. Kita hanya bisa berharap bahwa ada pembenaran yang signifikan dari Valve untuk pengenalan implementasi crowdfunding di kemudian hari.

  1. Penyesuaian AWP/Magnum Sniper Rifle

AWP dan isu-isunya telah diketahui secara luas dan sedang menjadi perhatian. Awalnya itu dikira sebagai nerf untuk kecepatan gerakan dari scoped yang banyak membuat pemain profesional kewalahan, namun sebagian besar pemain sekarang tampaknya telah menyesuaikan keadaan dan bertahan dengan efek kelambanan ini. Saat ini, kita menghadapi masalah kompensasi kill yang sangat rendah seharga $100 per letupan, yang berarti jumlah maksimal yang bisa Anda dapatkan dalam sebuah putaran dengan keajaiban satu pukulan adalah sebesar $​3.750 (termasuk uang untuk kemenangan; bonus kerugian round dikecualikan).

Selanjutnya, agar Anda dapat mematahkan pembelian AWP, Anda harus melempar granat dan mengenai sebanyak 47,5 pemain. Tentu saja ini adalah situasi yang berlebihan karena adanya konsep bonus di kala menang maupun kalah, namun dengan senapan populer lainnya seperti AK-47 dan M4A4, masing-masing menjadi seri pada 27 dan 31 frag.

  1. Jadwal turnamen yang komprehensif untuk tahun ini

Hal lain yang bisa kita pelajari dari saudara kita, Dota 2, adalah pendekatan yang lebih canggih untuk penjadwalan turnamen khususnya untuk kepentingan semua pihak yang terlibat. Tim akan dapat memprioritaskan sumber daya dan berlatih menuju acara yang dipilih. Penyelenggara turnamen akan bisa secara aktif menghindari bentrokan dalam penjadwalan Dan para penggemar akan bisa merencanakan dan menguraikan waktu untuk mengunjungi acara ini. Sama seperti peristiwa crowdfunding, implementasi khusus ini hanya akan menghasilkan hal positif yang dimana jika dilakukan dengan benar akan membantu sisi profesionalitas dan juga pengembangannya.

Sumber: cybersport.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here