Orang-orang di pub game selalu menganggapnya salah. Saya tidak bisa memahami pemain yang tidak mengetahui perbedaan antara role tank dan offlaner.

Pemain cenderung mencampuradukkan antara hero tank dengan offlaner karena mereka kurang memahami dalam memilih hero yang dibutuhkan dalam tim ketika sudah ada dua hero inti (core) dan dua hero pendukung (support). Karena salah dalam mengartikan hero tank dan offlaner, sering terjadi perdebatan yang tidak penting dan ujungnya membuat tim tersebut melakukan kesalahan dalam strategi pemilihan hero.

Pada dasarnya tank adalah hero yang memiliki jumlah darah yang tinggi dan umumnya dapat bertahan dari serangan musuh yang kuat. Di sisi lain, offlaner adalah hero yang sengaja bertempat di jalur dimana creep berada lebih jauh dari tower utama.

Role Tank

Hero durable via mineski.net
Hero durable via mineski.net

Secara teknis, tidak ada sebutan ‘tank‘ di Dota 2. Sebaliknya, Dota 2 menggunakan istilah durable untuk merujuk pada hero yang memiliki potensi untuk bertahan dari sejumlah damage besar dari musuh. Seiring dengan role carry, disabler, initiator, jungler, support, nuker, pusher, dan escape, durable adalah salah satu peran resmi Dota 2 dalam permainan yang sebenarnya.

Hero yang masuk kategori durable umumnya memiliki jumlah darah, regenerasi darah, armor, dan / atau magic resistance yang tinggi. Hero seperti Centaur Warrunner, Tidehunter, Bristleback, dan Axe masuk dalam kategori ini.

Role Offlaner

Hero Offlaners via mineski.net
Hero Offlaners via mineski.net

Hero tipe offlaner adalah hero yang memiliki kemampuan untuk bisa bertahan dalam jalur ‘keras’ (misalnya jalur atas Radiant atau jalur bawah Dire). Meskipun istilah tersebut digunakan dengan marak dalam adegan Dota 2 profesional, role offlaner sebenarnya adalah peran Dota 2 yang tidak resmi. Menurut Wiki Dota 2, ini adalah murni penciptaan meta dan merupakan penemuan pemain profesional dan masyarakat luas.

Jenis hero ini biasanya dihadapkan pada tri-track agresif selama tahap awal permainan. Pilihan untuk offlaner konon lebih besar dibanding hero durable, tapi ini tergantung meta. Menurut Dotabuff, sebanyak 87 varian hero pernah dipilih untuk role offlane dalam permainan turnamen Dota Pro. Lima hero offlaner yang paling banyak dipilih musim ini: Brewmasters, Omniknight, Tidehunter, Puck, dan Beastmaster, dengan Omniknight yang memiliki statistik angka kemenangan 70,5%.

‘Terus Kenapa?’

Kedua istilah tank dan offlaner itu bisa membingungkan karena sebagian besar tim Anda menginginkan hero bertipe durable untuk ada di tim Anda. Tidak semua hero bertipe durable itu adalah offlaner. Dalam data hero pick-rate yang dirilis oleh OpenDota, ini menunjukkan bahwa pemain yang tergabung dalam kelompok dengan skill yang lebih tinggi cenderung untuk tidak memainkan hero durable dibandingkan dengan pemain yang masuk ke dalam kategori skill rendah.

Berdasarkan hubungan hero offlane dan hero defensive, saya mengatakan enam hero seperti Axe, Brewmaster, Bristleback, Centaur Warrunner, Omniknight, dan Tidehunter termasuk dalam tipe durable dan dapat juga disebut sebagai offlaner tergantung kebutuhan tim tersebut.

Hal ini telah dibuktikan dengan tren meta kompetitif. Para hero ini dapat memenuhi kebutuhan tank dan offlaner bersamaan karena jumlah darah dan kemampuan mereka yang cukup kuat untuk bertahan pada jalur tri-lane.

Selain atributnya, para hero ini juga memiliki kemampuan area of effects (AoE) yang cukup baik bila digunakan secara efektif dan dapat diandalkan sebagai momentum untuk mengembalikan keadaan dari defisit kekalahan uang (gold) yang biasanya oleh setiap hero selama fase awal game.

Kemudian, saya mengamati seberapa sering pemain dari golongan Archon memilih hero durable dibandingkan dengan pemain dari golongan Divine.

Perbandingan pemilihan hero antara Archon dengan Divine via mineski.net
Perbandingan pemilihan hero antara Archon dengan Divine via mineski.net

Data di atas tidak hanya menggambarkan bagaimana pemain tingkat tinggi menghindar dari menggunakan hero durable, namun juga menentukan preferensi pemain saat menghadapi hero durable. Axe dan Bristleback, dua dari hero pemain Archon yang paling banyak dipilih adalah hero yang sering digunakan di tiap permainan.

Tingkat pemilihan hero tersebut juga memberi sekilas gaya bermain yang jelas pada kedua kelompok tersebut. Pemain Archon lebih suka memilih hero durable dengan potensi membunuh yang tinggi seperti Axe dan Bristleback, dibandingkan dengan pemain Divine seperti Omniknight dan Tidehunter yang mengkhususkan sebagai hero pendukung dalam tim ketika terjadi pertarungan.

Sebagai contoh, meta 7.06 bisa menjadi contoh yang bagus mengapa hero durable bukanlah satu-satunya pilihan bagi offlaner. Hero berdarah ‘lembek’ seperti Puck, Venomancer, dan Necrophos justru bisa berkembang ketika diposisikan sebagai offlaner, sementara itu hero seperti Tidehunter, Centaur, dan Brewmaster justru tidak digunakan.

Apa yang harus saya lakukan dengan informasi ini?

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa lebih dari 10 menit diberikan dalam tahap drafting setiap pertandingan Dota 2 yang kompetitif? Itu karena drafnya menentukan 50% dari hasil permainan. Mengetahui apa yang harus dipilih dan kapan harus memilihnya sama dengan jalan menuju kemenangan.

Selain itu, jangan lupa bahwa hero durable seharusnya tidak otomatis dipilih hanya karena draf Anda terdiri dari empat hero yang tidak durable. Pemain Dota yang lebih mahir sudah tahu untuk tidak memilih hero durable jika mereka bisa membunuh hero carry atau support musuh. Selalu pilih apa yang dibutuhkan tim Anda dalam hal sinergi dan kegunaan. Setiap hero dipilih untuk saling menutupi kelemahan hero lain di tim Anda.

Sumber: mineski.net

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here