Inilah 10 berita utama seputar industri esports 2017 – dari penawaran sponsor untuk investasi hingga akuisisi yang akan membentuk industri ini di tahun 2018:

  1. Asian Games Akan Menambahkan Cabang Esports

Asian Games 2018 via merahputih.com
Asian Games 2018 via merahputih.com

Asian Games adalah kompetisi olimpiade kedua terbesar setelah Olympics, dan pada tahun 2018 nanti, Asian Games akan mencakup esports sebagai cabang yang didemonstrasikan, yang nantinya akan membawanya ke sebuah acara perebutan medali penuh pada tahun 2022. Ini akan dilakukan melalui kemitraan dengan Alisports, yang terus berlanjut mendorong acara World Electronic Sports mereka sendiri meski telah ada kerugian signifikan pada acara peresmian tahun lalu.

  1. Mantan Ketua KeSPA Ditangkap dan Didakwa

Mantan Presiden KeSPA Jun Byung Hun via liquidlegends.net
Mantan Presiden KeSPA Jun Byung Hun via liquidlegends.net

Asosiasi e-Sports Korea (KeSPA) telah membuat pengaruh penting pada ranah esports di negara ini, namun belum tanpa skandal. Baru-baru ini, mantan presiden KeSPA Jun Byung Hun dituduh dan akhirnya ditangkap karena tuduhan suap dan penggelapan uang. Kejadian ini masih berlangsung.

  1. Esports Dibahas di Parlemen Uni Eropa

Diskusi Esports di Parlemen Eropa via esportsobserver.com
Diskusi Esports di Parlemen Eropa via esportsobserver.com

Pada tanggal 7 September, Sports Intergroup dari Parlemen Eropa mengadakan panel khusus untuk bidang esports. Menampilkan pembicara dari ESL, SK Gaming, dan ESIC. Fokus utamanya adalah pada pembuatan kebijakan, dengan industri-industri lain mengemukakan sebuah hal dimana esports dapat meregulasi dirinya sendiri.

  1. KSV eSports Mengakuisisi Samsung Galaxy

Samsung Galaxy via pulsenews.co.kr
Samsung Galaxy via pulsenews.co.kr

Layanan agent gratis pada League of Legends telah menyaksikan sejumlah transfer pemain yang cukup dramatis, namun hanya sedikit yang bisa membayangkan bahwa seluruh tim World Champion 2017 akan dibeli. KSV eSports juga memiliki franchise Seoul Dynasty Overwatch League dan bermaksud untuk mengubah semua tim Korea Selatan menjadi merek global.

  1. Tencent Mengungkapkan Rencana Lima Tahun Esports di China

Tencent dan Esports via insidesport.co
Tencent dan Esports via insidesport.co

Pemilik induk Riot Games dan juga salah satu perusahaan terbesar di dunia ini, Tencent, mengumumkan akan menciptakan industri senilai 100 miliar Yuan (14,6 miliar dolar AS) di China. Mereka juga bertujuan untuk bekerja sama dengan pihak berwenang China untuk menetapkan standar terpadu untuk esports di negara ini.

  1. Mercedes Benz Menjadi Sponsor ESL One Hamburg

Mercedes Benz, Sponsor ESL One Hamburg 2017 via esl-one.com
Mercedes Benz, Sponsor ESL One Hamburg 2017 via esl-one.com

Tahun lalu adalah tahun yang sangat besar untuk perjanjian kerjasama sponsor dari industri non-endemik, namun kemitraan Daimler untuk acara ESL One bisa dibilang adalah yang terbesar. Melihat iklan mobil di Dota 2 Major adalah sesuatu yang baru bagi penggemar, ini adalah tren yang tidak diragukan lagi akan diikuti oleh industri lain pada tahun 2018.

  1. Pemilik Dallas Cowboys Mengakuisisi Mayoritas Saham CompLexity Gaming

Complexity Gaming via liquipedia.net
Complexity Gaming via liquipedia.net

Dengan nilai $4,2 miliar, Dallas Cowboys adalah franchise olahraga bernilai tertinggi di dunia. Pada bulan November, pemilik tim, Jerry Jones, bersama dengan investor real estate John Goff mengumumkan bahwa mereka telah mengakuisisi saham mayoritas di perusahaan esports CompLexity dan akan memindahkan timnya ke Cowboys World Headquarters.

  1. Investasi The Yankees di Vision Esports

Vision Esports via visionesportslp.com
Vision Esports via visionesportslp.com

Meskipun berada di bawah nilai Dallas Cowboys, New York Yankees kini juga terjun ke dalam olahraga dengan kesepakatan kemitraan dengan Vision Esports, sebuah Special Purpose Investment Vehicle yang pendirinya termasuk seorang mantan pemain NBA, Rick Fox. Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, orang-orang Yankee memperoleh saham di tim esports Fox, Echo Fox.

  1. Blizzard Mengkonfirmasi Overwatch League Teams

Overwatch League via Tweaktown.com
Overwatch League via Tweaktown.com

Setelah berbulan-bulan penuh dengan spekulasi dan informasi bocoran, Blizzard Entertainment telah mengkonfirmasi daftar lengkap tim untuk Liga Overwatch-nya. Satu hal yang melanda setiap headline berita adalah tim esports dari para pemilik tim dunia olahraga tradisional, seperti pemilik New England Patriots, Robert Kraft, Kroenke Brothers yang memiliki klub sepakbola Arsenal dan tim bola basket profesional Denver Nuggets, dan Comcast Spectacor, pemilik Philadelphia Flyers. Tiga nama itu belum termasuk semua organisasi esports yang diinvestasi oleh pemilik tim olahraga tradisional lainnya.

  1. Franchise 2018 North America League of Legends Championship Series (LCS)

North America League of Legends Championship Series via eu.lolesports.com
North America League of Legends Championship Series via eu.lolesports.com

Pada bulan Juni, Riot Games mengumumkan akan menghapus promosi untuk liga Amerika Utara miliknya sendiri, dan menjual slot partisipasi seharga $10 juta. Di saat beberapa penggemar kecewa karena pelamar yang berhasil mendaftar tidak terdiri dari tim yang sudah mapan seperti Immortals atau Team Dignitas, ada beberapa pendatang baru yang mengejutkan, seperti Golden Guardians, sebuah cabang esports dari Golden State Warriors, 100 Thieves, yang dijalankan oleh mantan pemain profesional Call of Duty, Nadeshot dengan investasi dari pemilik Cleveland Cavaliers, Dan Gilbert, dan OpTic Gaming, yang memasuki permainan League of Legends untuk pertama kalinya dengan dukungan dari pemilik Texas Rangers, Neil Leibman.

Sumber: esportsobserver.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here