5 Hal yang Harus Dipersiapkan Sekarang untuk Influencer Marketing 2018 via onalytica.com
5 Hal yang Harus Dipersiapkan Sekarang untuk Influencer Marketing 2018 via onalytica.com

Rasanya seperti baru kemarin kita menutup tahun 2016 dan membayangkan apa yang akan terjadi pada tahun 2017. Dan sekarang kita sedang bersiap untuk menuju tahun 2018. Waktu yang berlalu sangat cepat ini cukup menakutkan, bukan? Ketika kita melihat lebih jauh melampaui kengerian waktu yang berlalu sangat cepat, sebenarnya kita masih memiliki sebuah kegembiraan. Kegembiraan ini datang dari sebuah proses efisiensi dimana kita tidak perlu lagi mengedukasi betapa pentingnya influencer marketing kepada perusahaan bermerek. Karena tahun 2017 adalah tahun sosialisasi dimana banyak dana sudah dianggarkan.

Dengan kondisi seperti ini, perusahaan bermerek mulai memiliki keinginan untuk belajar apa yang perlu mereka lakukan untuk bisa memulainya. Dan sekarang, saat kita memasuki hari-hari terakhir dari tahun 2017, adalah saat yang tepat untuk bersiap. Ada banyak artikel bagus di luar sana yang siap membantu perusahaan bermerek, termasuk memberi prediksi tahun depan seperti yang dibuat oleh Forbes, dan juga saran mengenai bagaimana menyusun  anggaran untuk influencer marketing seperti yang ada di Smart Insights.

Jika saat ini yang memisahkan antara Anda dan influencer marketing adalah ketidaktahuan untuk memulai dari mana, tulisan ini akan menjadi kunci Anda untuk menjelajahi influencer marketing di tahun 2018.

  1. Apakah Anda sudah tahu siapa influencer relevan Anda?

    Mari kita mulai dari hal yang paling nyata. Tahap identifikasi ini jauh lebih kompleks dan strategis daripada hanya mengetahui siapa yang kira-kira berpengaruh di jenis industri Anda. Untuk hal ini, kita dapat membagikan influencer menjadi 4 kategori:

    Yang terlibat dengan target

    Banyak yang percaya bahwa ini satu-satunya kategori influencer. Influencer ini akan memegang pengaruh dalam industri Anda, dan mendorong keterlibatan di bidang yang penting bagi merek Anda. Mereka mungkin adalah trooper/micro influencer yang relevan, yang memiliki beberapa kewenangan akses di dalam industri, mampu mendorong keterlibatan. Namun jumlah pengikut mereka biasanya tidak begitu tinggi sehingga sulit untuk mempertahankan interaksi jangka panjang dengan calon customer. Jumlah target angka keterlibatan Anda tidaklah harus besar; Sebaliknya lebih baik untuk memulai dengan formasi 5-10 influencer dan secara perlahan menyempurnakan pendekatan Anda.

    Komunitas influencer yang lebih luas

    Selain berfokus pada tingkat keterlibatan dengan target, sangat penting bagi perusahaan brand untuk menyadari dan mendengarkan komunitas influencer yang lebih luas. Meskipun tidak memungkinkan untuk membangun hubungan dengan ratusan influencer, tidak dapat dipungkiri bahwa akan sangat terbayarkan jika Anda dapat turut melibatkan 100-500 influencers dalam program marketing Anda untuk lebih memahami bagaimana komunitas influencer ini saling berkomunikasi dan hal apa yang sedang mereka bicarakan. Jenis ini akan dapat turut melibatkan influencer yang lebih dominan dan mampu membuat tren baru, namun biasanya sulit untuk dilibatkan.

    Pendukung Brand

    Perusahaan brand sering mengabaikan untuk mempertimbangkan influencer yang sudah secara sukarela mempromosikan brand mereka seperti karyawan internal mereka hingga influencer eksternal – terlepas dari level yang besar atau kecil. Padahal pada akhirnya, tujuannya adalah untuk mempengaruhi audiens target Anda melalui orang-orang. Bila digunakan dengan cara yang benar, ukuran atau jenis influencer tidak akan menjadi masalah. Konsumen tidak akan percaya pada ulasan pelanggan yang biasanya ditinggalkan oleh sembarang orang di situs web seperti Amazon! Pernahkah Anda menganggap pelanggan Anda sebagai pendukung? Jangan biarkan pendukung setia Anda lolos.

    Pendukung Kompetitor

    Kita semua tahu betapa pentingnya untuk melakukan analisis pada kompetitor kita. Menemukan jawaban dari daftar pertanyaan di bawah ini akan membantu Anda menyusun strategi untuk mengidentifikasi kebutuhan influencer Anda sendiri:

    • Kompetitor mana yang juga bekerja dengan influencer?
    • Berapa banyak influencer yang bekerja dengan mereka? Apa jenis influencer mereka?
    • Apa yang mereka lakukan dengan influencer? Apakah mereka menciptakan konten bersama?
    • Dimana pengaruh influencer?
    • Adakah influencer atau karyawan yang mempromosikan brand mereka? Apakah mereka secara eksklusif mempromosikan brand mereka?

    Anda dapat berhemat waktu banyak jika ternyata kompetitor Anda telah duluan menyelesaikan pekerjaan rumahnya!

  2. Menyusun laporan perbandingan performa

    Untuk benar benar mengoptimalkan strategi influencer marketing Anda di tahun depan, akan sangat berharga untuk pertama-tama melakukan analisis tentang bagaimana kinerja brand dan kompetitor Anda pada tahun lalu. Hal ini akan bergantung pada sasaran pemasaran influencer Anda, tetapi contoh aspek yang dapat Anda nilai adalah:

    • Brand awareness – seberapa tahukah influencer dan target audiens Anda terhadap brand Anda? Bagaimana jika dibandingkan dengan kompetitor Anda?
    • Brand perception – bagaimana brand Anda saat ini dipandang oleh influencer dan target audiens Anda? Apakah positif atau negatif?
    • Topic association – topik apakah yang dikaitkan dengan brand Anda oleh influencer dan target audiens Anda? Apakah ada topik yang kurang terkait?
    • Brand’s share of voice – bagaimana keadaan share of voice brand Anda dibandingkan dengan kompetitor Anda?
    • Hot industry topics – apa topik di industri Anda yang sangat hangat tahun lalu? Sudahkah Anda melibatkannya dalam konten Anda? Bagaimana dengan kompetitor Anda?
    • Influencer engagement – apa aktivitas influencer Anda saat ini? Bagaimana dengan kompetitor anda?

    Berdasarkan sudut pandang ini, Anda dapat menyoroti peluang untuk memperbaiki dan menetapkan serta memantau tujuan dan sasaran yang lebih realistis untuk tahun depan.

  3. Value proposition yang seimbang

    Influencer Relationship Management yang organik dapat berjalan karena ada hal yang bisa diperoleh untuk perusahaan brand dan juga influencer. Gagasan tentang apa yang bisa ditawarkan oleh seorang influencer seringkali disalahpahami. Ada sesuatu yang jauh lebih berharga yang bisa ditawarkan oleh brand selain hanya membayar influencer. Seorang influencer mengembangkan pengaruhnya karena dapat memberi nilai/value bagi audience sasaran mereka. Jika Anda dapat membantu mengembangkan value tersebut, Anda akan dapat mengajukan penawaran yang sangat menarik.

    Equal Value Partnership model via onalytica.com
    Equal Value Partnership model via onalytica.com
  4. Model Engagement terbaik

    Begitu Anda tahu apa yang harus Anda tawarkan pada influencer Anda, inilah saatnya merencanakan bagaimana Anda akan terlibat dan bekerja dengan influencer. Influencer marketing bekerja paling baik saat memenuhi tiga landasan: brand anda, influencer dan audiens Anda. Ada 7 model engagement:

    1. Mengundang influencer ke acara Anda – jika Anda menjadi tuan rumah acara yang relevan dengan influencer sasaran Anda, libatkanlah mereka. Selama ada nilai yang bisa didapat untuk influencer, mereka cenderung untuk datang pada kesempatan itu. Apakah Anda mengundang mereka hanya sebagai tamu dengan access pass, atau untuk membicarakan sebuah topik bersama dengan panelis lainnya. Membangun hubungan dengan influencer lebih mudah dicapai jika Anda bertemu langsung dengannya.
    2. Konten yang dibuat influencer – bertanya kepada influencer untuk ide konten seputar topik yang mereka minati, yang bisa Anda ajak berkolaborasi nantinya. Ini adalah kesempatan besar bagi mereka untuk mendapatkan eksposur kepada pemirsa baru, memberi nilai pada penggemar mereka yang ada saat ini, serta menunjukkan keahlian mereka.
    3. Selalu menjangkau komunitas sosial – masuk ke radar influencer Anda dengan mengikuti profil sosial mereka, berbagi dan terlibat dengan konten mereka. Ini adalah cara yang bagus untuk membuat mereka terbiasa dengan brand Anda dan membangun hubungan bahkan sebelum Anda mengajak mereka untuk bekerja sama.
    4. Mengundang influencer untuk mengikuti program Anda – ini adalah kesepakatan formal dengan daftar kegiatan dan manfaat yang jelas yang digariskan untuk kedua belah pihak – sebuah kemitraan yang bernilai setara.
    5. Promosikan karyawan – jauh lebih memungkinkan bagi influencer untuk kembali melibatkan diri mereka jika mereka dijangkau melalui akun pribadi daripada akun perusahaan brand – ini adalah alasan yang serupa mengapa influencer marketing begitu populer. Identifikasi SME (Subject Matter Experts) internal untuk topik inti Anda dan hubungkan karyawan Anda dengan influencer yang relevan. Ini adalah situasi menguntungkan untuk kedua pihak dimana SME dapat secara perlahan membangun hubungan dengan influencer dan menumbuhkan pengaruh dan profil mereka pada saat bersamaan.
    6. Pemberian hadiah – memberi produk Anda sebagai hadiah kepada influencer untuk ditukar menjadi sebuah review. Hal ini memberikan informasi kepada influencer mengenai produk yang tersedia di pasar, yang dapat mereka sampaikan kepada audiens mereka. Mereka juga mampu memberikan testimonial yang jujur dan asli.
    7. Kompensasi finansial – ini tidak seharusnya menjadi pendekatan yang pertama dan satu-satunya untuk bekerja sama dengan influencer. Waktu para influencer tentulah sangat berharga, sehingga beberapa kompensasi finansial mungkin akan sepadan. Hal yang perlu diperhatikan disini adalah kita membayar waktu mereka, bukan pendapat mereka.
  5. Peluang yang besar

    Memberi ide influencer marketing ke pihak manajemen senior seringkali merupakan hal yang menantang. Agar proposal Anda dapat segera lolos, pikirkan secara komersial bagaimana Anda bisa menghubungkan influencer marketing ke strategi / aktivitas bisnis yang ada. Apakah Anda memiliki event akan datang yang dapat melibatkan influencer? Apakah ada kampanye pemasaran yang sedang direncanakan atau rancangan konten positif yang dapat melibatkan influencer? Apakah Anda meluncurkan produk baru di mana influencer dapat terlibat dalam pengembangan, promosi atau peninjauannya?

Sumber: onalytica.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here