Dalam 12 bulan terakhir, banyak tim dan organisasi esports yang baru berdiri mengikuti pertandingan kompetitif. Hal ini disebabkan oleh perkembangan bisnis esports yang mendunia serta ekspansinya ke dalam jenis permainan baru dan juga ke dalam kategori permainan yang sebelumnya bukan bagian dari ranah profesional.

Sebagian dari organisasi tersebut hanya mendelegasikan sebuah tim dalam sebuah permainan, sementara sebagian organisasi besar lain mengutus beberapa tim sekaligus dalam beberapa cabang permainan. Misalnya, organisasi esports seperti Optic Gaming atau Cloud9 menurunkan timnya untuk mengikuti berbagai cabang permainan, sementara North hanya memiliki tim untuk permainan CS:GO. Pertimbangan hukum dan bisnis dalam menjalankan organisasi cukup serupa, terlepas dari besar atau kecilnya ukuran suatu organisasi. Ketaatan terhadap formalitas yang ada merupakan hal yang sangat penting dalam mencapai keberhasilan jangka pendek serta kelangsungan dan profitabilitas jangka panjang bagi setiap organisasi.

Meskipun banyak persoalan bisnis dan hukum yang relevan terkait pengelolaan dan kepemilikan dari organisasi esports profesional, penjelasan berikut ini adalah bagian pertama dari dua bagian artikel yang membahas tentang aspek yang paling esensial dan relevan terhadap hal tersebut.

Badan Usaha

Salah satu pertimbangan bisnis yang utama bagi sebuah tim dan organisasi adalah bentuk dari badan usaha yang akan digunakan. Badan usaha seperti Corporation atau Limited Liability Corporation (LLC/Perseroan Terbatas) dapat dibentuk oleh pemilik tim. Pemilihan badan usaha yang akan dibentuk merupakan keputusan awal yang penting. Keputusan tim untuk membentuk sebuah C-Corporation, S-Corporation, atau LCC biasanya bergantung pada entitas yang terbentuk dan penataan bisnis yang telah diantisipasi sesuai dengan keinginan tim. Misalnya, sebuah corporation di New York akan membutuhan biaya publikasi yang berbeda dibandingkan dengan New York LCC. Estimasi biaya awal ini dapat menjadi pertimbangan bagi tim dalam memilih bentuk yang tepat untuk organisasi mereka. Ditambah lagi dengan perlakuan pajak yang berbeda-beda bagi masing-masing bentuk badan usaha di setiap negara serta batasan hukum yang beberbeda-beda bagi masing-masing pemilik badan usaha. Sangat penting untuk berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi, seperti pengacara atau akuntan ketika ingin memutuskan bentuk badan usaha dan juga lokasi negara yang tepat bagi suatu tim.

Pertimbangan hukum dan bisnis dalam menjalankan organisasi cukup serupa, terlepas dari besar atau kecilnya ukuran suatu organisasi.

Keuntungan lain yang diberikan oleh penentuan jenis badan usaha terhadap pemiliknya adalah adanya perlindungan aset pribadi (mobil, rumah, saham, bonds, surat berharga, rekening bank, dan lainnya) dari klaim yang bisa muncul dari kontrak atau kesepakatan lain. Pada dasarnya, jika seorang sponsor, penyelenggara liga, atau kreditur pihak ketiga lainnya menginginkan atau memiliki klaim terhadap sebuah tim yang telah menandatangani kesepakatan awal dengan benar atas nama organisasi, maka satu-satunya jalan keluar bagi kreditur tersebut adalah dengan melawan badan usaha organisasi yang menaungi tim tersebut, bukan kepada pemilik organisasi secara individu ataupun aset pribadinya.

Perlindungan terhadap pemilik individu dari pertanggungjawaban secara pribadi adalah salah satu keuntungan yang paling signifikan dari LLC. Ada beberapa keuntungan lainnya yang diberikan oleh suatu badan usaha untuk mencapai keberhasilan pengoperasian organisasi esports. Keuntungan pertama, memiliki identitas perusahaan yang terpisah mengizinkan tim untuk membuka rekening bank atas nama perusahaan. Perusahaan akan mendapatkan Employer Identification Number (EIN) yang dikenal juga sebagai Tax-Identification Number (Tax-Id/Nomor Pokok Wajib Pajak). Keberadaan rekening bank perusahaan juga akan mempermudah pelacakan pengeluaran organisasi dan mengizinkan pengurangan atau ‘penggantian’ pengeluaran, serta mendokumentasikan pengeluaran perusahaan dengan baik. Badan usaha yang valid juga mengizinkan tim untuk memperoleh lisensi bisnis dan asuransi yang tepat sehingga dapat beroperasi secara efisien dan menjadi lahan investasi yang berpotensi.

Keuntungan lain dari jenis badan usaha Perseroan Terbatas adalah adanya kontrak tertulis antar shareholder yang secara garis besar menggambarkan bagaimana bisnis tersebut akan dijalankan. Hal ini termasuk bagaimana pembagian keuntungan dan kerugian diantara para pemilik saham. Dokumen-dokumen ini juga menentukan bagaimana keputusan manajemen ditangani dan bagaimana pemilik saham (dan anggota) dimasukkan atau dikeluarkan. Dokumen ini memberikan tim suatu nilai fleksibilitas agar memiliki potensi untuk mendapat investor dari luar.

Jenis badan usaha ini juga menyediakan pengelolaan yang mudah atas intellectual property yang dimiliki oleh tim seperti brand nama tim, logo, foto, karya audiovisual, dan sebagainya, juga termasuk properti konkret seperti perlengkapan komputer, properti, hingga peralatan streaming. Hal ini mudah terlihat karena banyak organisasi yang saat ini memiliki merek dagang yang terdaftar (registered trademarks). Contohnya adalah  “FNATIC” (U.S. Registration No. 4,677,398), “Evil Geniuses” (U.S. Registration No. 4,568,877 untuk word mark dan Registration No. 4,568,878 untuk logo), “Splyce” (U.S. Registration No. 5,250,213), “OpTic Gaming” (U.S. Registration No. 4,870,601), dan, “Counter Logic Gaming” (U.S. Registration No. 4,417,823). Status tersebut juga melengkapi organisasi dengan kemampuan untuk menandatangani dan mengikat pemain berbakat untuk mencapai kesepakatan yang lebih baik.

Perlindungan Kekayaan Intelektual – Merek Dagang

Pertimbangan lain yang tak kalah penting bagi organisasi gaming profesional adalah perlindungan intellectual property, khususnya untuk trademarks dan copyrights. Sebuah trademarks berlaku untuk kata, logo, slogan, frase, tanda, suara, atau kombinasi dari hal tersebut yang digunakan untuk barang atau jasa yang disediakan oleh organisasi. Hal ini termasuk menggunakan nama tim sebagai service mark ketika tim menyediakan jasa tertentu (misalnya, partisipasi dalam kompetisi game profesional) atau sebagai trademark untuk menyediakan barang-barang tertentu (misalnya baju atau merchandise atribut tim). Ada dua trademarks berbeda dalam setiap nama organisasi, yakni nama tim dan juga logo tim, walaupun nama tim juga sudah termasuk dalam logo tim. Perlindungan nama brand adalah hal yang sangat penting.

Sebelum memilih nama organisasi dan membuat platform sosial media yang sesuai, sebaiknya melakukan penelusuran trademarks terlebih dahulu. Screening digunakan untuk menentukan ketersediaan nama dan untuk menghindari kemiripan yang membingungkan dalam permohonan nama tim. Setelah pencarian dilakukan dan penentuan nama sudah jelas, sebuah aplikasi trademark federal maupun negara dapat diajukan kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Selain itu, jika tim berencana untuk memperluas geografi pemasaran, maka pengajuan trademark internasional dapat menjadi pertimbangan.

Registrasi nama organisasi atau tim yang valid memberi pemilik organisasi sebuah fasilitas untuk secara aktif menjaga dan mencegah individu lain untuk mencuri atau meniru organisasi yang telah berdiri. Registrasi juga memungkinkan pengajuan klaim pelanggaran terhadap berbagai platform media sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram dan Youtube, untuk memblokir akun yang melakukan pelanggaran. Pemilik trademark juga dapat menggunakan registrasi yang valid sebagai dasar untuk mengajukan klaim anti-cybersquatting dengan ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) untuk menurunkan nama domain web yang melakukan pelanggaran.

“Kepemilikan trademark yang terdaftar secara sah dapat digunakan untuk menuntut sponsor atau penyelenggara turnamen yang gagal melakukan pembayaran”

Selain itu, registrasi trademark memungkinkan pemiliknya untuk menghubungi Departemen Bea Cukai untuk mencegah impor barang yang melanggar aturan atau barang palsu yang menggunakan merek yang telah terdaftar atau barang lain yang menggunakan atribut serupa dari atribut yang telah terdaftar. Registrasi yang ada juga akan bermanfaat untuk menandatangani perjanjian dengan pihak ketiga. Hal ini akan membantu meringankan kewajiban untuk mempertanggungjawabkan masalah distribusi merchandise kepada publik.

Pada akhirnya, memiliki registered trademarks secara sah dapat digunakan untuk menuntut sponsor atau penyelenggara turnamen yang gagal melakukan pembayaran kepada suatu organisasi, yang merupakan hal yang sangat umum di dunia esports saat ini. Meskipun pendekatan ini masih belum digunakan, namun dapat dikatakan bahwa tim tersebut telah mengizinkan atau memberi lisensi kepada para sponsor atau organisasi niaga untuk melakukan promosi dengan menggunakan mark organisasi mereka. Kegagalan dari entitas bisnis tersebut dalam memberikan ganti rugi dapat dianggap sebagai pelanggaran, dan dapat mengizinkan pemiliknya untuk menuntut pemulihan dari kerusakan yang terjadi sebagai akibat dari pelanggaran tersebut.

Pada bagian kedua dari artikel ini, kita akan membahas persoalan hukum dan sisi bisnis lainnya, termasuk penjelasan lebih lanjut mengenai perlindungan intellectual property dan kontrak.


Tulisan ini tidak dimaksudkan sebagai nasihat hukum ataupun bisnis. Pembaca tetap harus berkonsultasi dengan pengacara atau profesional khusus dalam bidangnya.

Tulisan ini pertama kali diterbitkan di esportsinsider.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here