Laporan dari SuperData Menunjukkan Pendapatan dari Industri Video Game Mencapai $108.4 Miliar
Laporan dari SuperData Menunjukkan Pendapatan dari Industri Video Game Mencapai $108.4 Miliar

Menurut riset yang dilakukan oleh SuperData, tahun 2017 merupakan tahun emas bagi dunia video games dan esports. Menurut riset pasar, ditemukan bahwa industri video game menghasilkan 108,4 milyar dolar Amerika pada tahun lalu, sementara esports sendiri menghasilkan laba sebesar 756 juta dolar Amerika. Pasar esports bertumbuh pesat dan para perusahaan yang berada di bidang tersebut memperkirakan bahwa pada tahun 2018 industri esports akan mencapai angka 1 milyar dolar Amerika.

Tercatat bahwa jumlah penggemar aktif esports telah mencapai angka 258 juta orang.

Selain laporan SuperData, masih terdapat laporan lain yang memprediksikan pertumbuhan industri esports. Pada Desember 2017, Newzoo memprediksikan bahwa nilai industri esports akan meningkat hingga 2,4 milyar dolar Amerika, yang sebelumya memberi estimasi awal sekitar 1,5 milyar dolar Amerika. Tahun 2017 diekspektasi sebagai tahun di mana rekor baru industri game akan dipecahkan, dimana pasar global diprediksi akan menghasilkan 108,9 milyar dolar Amerika.

Analis juga sepakat bahwa dunia esports sangat bergantung pada sponsor dan periklanan, yang jika keduanya digabung akan menyumbang 70% dari total penghasilan pasar esports, kemudian sebesar 11% berasal dari hadiah uang, 10% berasal dari taruhan dan turnamen tingkat amatir, dan 9% terakhir berasal dari hasil penjualan suvenir dan tiket, menurut studi yang dilakukan oleh SuperData.

Adapun yang menarik minat sponsor untukmengucurkan dana adalah popularitas esports yang terus tumbuh. SuperData memperkirakan bahwa jumlah penggemar esports telah mencapai 258 juta aktif setiap bulannya. Fenomena tersebut menempatkan esports untuk berada di kategori entertainment dan mendapat perhatian besar dari berbagai media, namun hingga saat ini belum ada platform yang dapat memonetisasi konten video game sebaik yang dilakukan oleh Twitch.

Meskipun Twitch kehilangan separuh audiensnya pada YouTube, menurut SuperData, 54% dari total penghasilan Twitch berasal dari subscription dan donasi. Platform milik Amazon ini telah menarik hati para penggemar yang high-spending,  yang secara langsung berkontribusi terhadap 51% dari total penghasilan Twitch untuk konten gaming-nya. Sebaliknya, YouTube hanya memperoleh 20 persen penghasilannya dari konten gaming sebagai sarana interaksi langsung dari penonton sehingga YouTube hanya bergantung pada iklan.

Game terpopuler yang masih ramai ditonton adalah League of Legends yang ditonton oleh 157 juta orang setiap bulan. Pada posisi kedua dengan 102 juta penonton setiap bulannya adalah game baru yang menjadi trending pada tahun 2017, yaitu PLAYERUNKNOWN’S BATTLEGROUNDS (PUBG).

Hanya dalam 8 bulan dan meskipun dalam status early access hingga pertengahan Desember tahun lalu, PUBG menghasilkan 718 juta dolar Amerika dari hasil penjualan game dan telah melampaui judul-judul game besar seperti Overwatch (382 juta dolar) dan Counter-Strike: Global Offensive (341 juta dolar).

Sudah menjadi rahasia umum bahwa game free-to-play memperoleh keuntungan dari in-game purchase. Kategori free-to-play merupakan yang paling populer dalam digital gaming dan SuperData memperkirakan bahwa 2,5 milyar orang di seluruh dunia bermain game free-to-play. League of Legends merupakan yang paling sukses secara finansial dalam kategori ini dengan menghasilkan laba sebesar 2,1 milyar dolar pada tahun 2017.


Tulisan ini diterjemahkan dari esportsobserver.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here