Capcom Pro Tour (CPT) 2018, platform arena profesional milik Capcom untuk permainan Street Fighter V, mengumumkan bahwa mereka telah meresmikan hubungan kemitraan yang baru dengan beberapa media penyiaran sebagai platform tambahan, yang sebelumnya hanya ada Twitch. Acara CPT berikutnya akan disiarkan secara langsung melalui Facebook dan YouTube.

Pada era eksklusivitas sekarang ini, sangatlah menarik mengetahui bahwa Capcom Pro Tour telah menambahkan beberapa platform baru dibandingkan hanya bersikukuh dengan rekan tunggal saja.

Pada masa dimana Twitch sedang menguasai pasar penyiaran lebih lanjut, YouTube dan Facebook berusaha keras untuk mengarahkan sasaran pada esports melalui kesepakatan yang ekslusif. Di bulan Januari, Facebook menandatangani sebuah kesepakatan ekslusif bersama ESL untuk hak penyiaran berbahasa Inggris bersamaan dengan ESL Pro League dan ESL One, yang sebelumnya dimiliki YouTube. Pada tahun 2017, YouTube secara eksklusif bekerjasama dengan FACEIT Esports Championship Series, dan telah menyiarkan turnamen ekslusif untuk game seperti Clash Royale. Twitch juga telah memperjuangkan hak ekslusivitasnya, yang dikabarkan telah membayar sebesar 90 juta Dolar untuk hak atas penyiaran Overwatch League.

Di masa lalu, menjelajah melalui berbagai platform telah menjadi sebuah norma bagi penyelenggara turnamen. Namun, dalam beberapa tahun belakangan ini Facebook dan YouTube berusaha menyaingi kecekatan Twitch dalam pasar, kesepakan eksklusif menjadi hal yang lumrah di industri esports. Pada era eksklusivitas sekarang ini, sangatlah menarik mengetahui bahwa Capcom Pro Tour telah menambahkan beberapa platform baru dibandingkan hanya bersikukuh dengan rekan tunggal saja.

Street Fighter seharusnya menjadi proposisi yang menarik bagi pihak yang ingin mencari tahu bagaimana caranya menjauhkan Twitch dari pasar saham. Facebook di masa lalu bahkan telah menjalin hak eksklusif dengan game yang jauh lebih kecil seperti Paladins. Dengan genre fighting game yang popularitasnya kian meningkat, dan Street Fighter masih memimpin, sungguh sebuah hal yang mengejutkan tidak ada platform yang mencoba untuk mengelola ataupun menginginkan hubungan kerjasama yang eksklusif.

Paladins via pcgamesn.com
Paladins via pcgamesn.com

Dengan demikian, hal ini lebih cocok dengan prinsip inklusivitas dari Fighting Game Community (FGC). Facebook dan YouTube adalah platform penyedia konten yang penting untuk komunitas FGC, sehingga keikutsertaan mereka dalam ajang fighting game terbesar terlihat jauh lebih lazim dibandingkan membatasi penggemar mereka hanya pada satu platform semata. Secara umum, para penggemar esports tidak menyukai narasi kesepakatan eksklusif yang dibuat antar perusahaan, sehingga hal inilah yang mungkin mendorong Capcom untuk tidak menginginkan kemunduran dengan memaksakan menonton di YouTube atau Facebook.

Pada 15 Maret kemarin, Capcom mengumumkan daftar sponsor untuk CPT 2018, di antaranya adalah Razer, Vertagear, dan juga Victrix.


Tulisan ini merupakan terjemahan dari esportsobserver.com.

Baca juga  Sejarah Singkat Esports

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here