Setelah sebelumnya Facebook sukses memenangkan hak siaran eksklusif ESL, kini perusahaan raksasa tersebut juga tengah meluncurkan sebuah program baru, bersamaan dengan peningkatan kualitas Live Video Game Streaming untuk para gaming streamer. Gaming Creator Pilot Program yang bertujuan untuk membuat Facebook menjadi streaming platform dimana para gamer bisa memiliki penghasilan tetap dan jelas, dipuji oleh banyak streamer terkenal.

“Masih ada banyak tantangan yang harus dihadapi, tetapi kami berkomitmen untuk membangun sebuah fondasi dasar, sebuah wadah dimana para gaming creator dilengkapi dengan fasilitas untuk sukses, seperti memberikan kemampuan untuk live stream dalam kualitas 1080p/60fps”, dikutip dari pengumuman resmi perusahaan. “Dan yang lebih penting lagi, dengan setiap fitur baru yang kami tambahkan ke gaming video, kami berkomitmen untuk membangunnya bersama-sama dengan para creator di platform ini.”

Gaming Creator Pilot Program ini bertujuan untuk membuat Facebook menjadi sebuah streaming platform dimana gamer bisa mendapat penghasilan tetap dan jelas.

Program percobaan ini membahas 4 topik penting yang telah diteliti oleh Facebook sebagai masalah penting untuk gaming streamer: Empat topik tersebut tidak lain adalah: meningkatkan keterlibatan para penggemar, meningkatkan fitur penelusuran dan distribusi konten, menambah fasilitas  monetisasi, dan mengembangkan akses kepada semua gamer. Facebook menambahkan, selain program ini ada juga program lain yang sedang diuji dengan berbagai metode monetisasi yang nantinya program dengan hasil yang paling baiklah yang akan diberikan kepada semua streamer di platform, bukan hanya terbatas kepada creator di program ini.

Facebook sudah lama mencoba untuk memasuki industri game streaming, 2 tahun belakangan ini Facebook selalu tertinggal di belakang Twitch, walaupun telah berkali-kali berusaha mendatangkan stream acara besar ke platform ini. Pada saat platform saingannya, YouTube sukses menandatangani kontrak besar untuk streaming ke ESL Pro Januari lalu, Facebook akhirnya membalasnya dengan memenangkan hak siaran eksklusif ESL Pro. Pada bulan ini, kontrak baru saja diperpanjang lagi dengan penambahan beberapa properti major ESL ke dalam kontrak eksklusif streaming Facebook.

Kontroversi muncul ketika tidak adanya stream dari Twitch dan juga kualitas streaming yang buruk dari Facebook menyebabkan beberapa streamer untuk melakukan posting ulang streaming dari Genting Dota 2 Minor di Twitch minggu lalu. Hal ini sangat berpotensi untuk memunculkan masalah besar bagi ESL dan juga industri esports lainnya

Peningkatan kualitas streaming yang dipadukan dengan program creator pilot yang kokoh disertai dengan adanya fitur monetisasi mungkin saja bisa memperbaiki hal ini.

Wajar saja jika kualitas streaming dari Facebook yang selalu di bawah rata-rata akan merusak platform ini secara serius. Perbaikan kualitas streaming yang dipadukan dengan program creator pilot yang kokoh disertai dengan adanya fitur monetisasi mungkin saja bisa memperbaiki hal ini. Dengan adanya ekspansi dari liga pertandingan olahraga tradisional yang terus merambah ke dunia esports. industri ini akan terus menarik banyak perhatian. Dengan kontrak siaran olahraga yang terus bertambah tinggi, dewasa ini Fox baru saja membayar $3,3 miliar untuk tayangan NFL Thursday Night Football. Tidak akan lama lagi hingga esports akihrnya mengejar standar kontrak seperti industri olahraga tradisional. Sangat masuk akal jika Facebook memang ingin turut ikut masuk ke dalam pasar yang sedang berkembang pesat ini.

SportsBusiness Daily melaporkan bahwa bulan lalu Blizzard Overwatch League memberikan Twitch hak eksklusif untuk streaming seharga $90 juta, yang dipercaya sebagai ‘kontrak terbesar sepanjang sejarah esports’.


Tulisan ini pertama kali diterbitkan di esportsobserver.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here