Penganugerahan acara esports terbesar di dunia, Intel Extreme Masters (IEM) Katowice, adalah sebuah pertandingan bermacam cabang yang dilaksanakan di kota Katowice, tepatnya di bagian selatan kota Polandia. Digelar pertama kali oleh ESL pada tahun 2013, sejak saat itu acara ini kemudian berkembang pesat. Pada acara tahun lalu, 173.000 penggemar mereka mengunjungi Spodek – sebuah gelanggang multi-guna berdaya tampung 11.500 pengunjung – dilanjutkan dengan 46 juta peninjau online memburu aksi dalam kejuaran dunia ini – pertumbuhan sebesar 35% dari acara sebelumnya tahun 2016 yang berada di angka 30 juta.

Kejuaraan dunia IEM Katowice tahun ini kembali diadakan di gelanggang Spodek, yang turut mengundang para pemain profesional terbaik Counter-StrikeGlobal Offensive dan juga Starcraft untuk saling bersaing. Di saat yang sama,berbagai turnamen skala regional juga digelar untuk judul esports lainnya.

Pada akhir acara yang telah berjalan selama 2 minggu tersebut, Fnatic keluar sebagai pemenang dari cabang turnamen Counter-Strike: Global Offensive dengan hadiah utama sebesar 250 ribu Dolar, diikuti oleh FaZe Clan di posisi kedua dengan hadiah uang senilai 100 ribu Dolar. Di sisi lain, pemain Starcraft Lee “Rogue” Byung Rul, anggota dari tim Jin Air Green Wings, meraih posisi pertama dan menerima hadiah uang senilai 150.800 Dolar di babak akhir, mengalahkan 75 pemain lainnya.

Tahun ini juga menandakan acara IEM Expo keempat, dimana setiap perusahaan yang memiliki brand membawa perangkat dan peralatan mereka, serta permainan untuk dipamerkan. Menariknya, beberapa perusahaan dengan produk non-endemic-nya, membawa berbagai ragam produknya untuk mempelajari bagaimana agar mereka dapat berhubungan baik dengan para penggemar esports.

Para gamer memiliki berbagai motivasi untuk datang dan berinteraksi tidak hanya dengan turnamen, tetapi juga dengan booth perusahaan brand. Salah seorang penggemar yang berbicara dengan The Esports Observer, menjelaskan bagaimana ia mengupayakan untuk selalu menghadiri sebanyak mungkin acara esports yang ia bisa, dan pada IEM Katowice tahun ini ia telah seharian berada di luar hingga pukul 3 pagi. Seorang penggemar yang lain menyatakan bahwa acara ini merupakan sebuah ajang yang tepat untuk bertemu sesama gamer yang memainkan Counter-Strike.


Tulisan ini merupakan terjemahan dari esportsobserver.com.

Baca juga  Newbee: ESL One Genting Grand Champion

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here