Saat ini, esport menjadi daya tarik yang tinggi di kalangan kawula muda. Tak hanya di tingkat dunia, tapi juga di Indonesia. Tidak heran kalau komunitas esports Indonesia juga berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Mengingat, Indonesia memiliki bibit-bibit gamer profesional yang tidak kalah dibandingkan dengan negara lain.

Ada beragam bukti yang bisa dijadikan sebagai indikator kemajuan komunitas esports Indonesia, di antaranya adalah:

  1. Sekolah untuk para gamer profesional
    Esports Development Program SMA 1 PSKD Jakarta via sma1pskd.com

    Saat ini, masyarakat Indonesia memiliki pilihan untuk menempuh pendidikan khusus gamer. Sekolah di tanah air yang menawarkan kurikulum khusus untuk gamer adalah SMA 1 PKSD, Jakarta Pusat. Para siswa di sini bisa memperoleh pengetahuan tentang berbagai jenis game, termasuk di antaranya adalah DotA 2, Haeartstone, League of Legend, serta Vainglory.

  2. Memiliki asosiasi tingkat nasional

    Indonesia e-sports Association via iespa.or.id

    Komunitas esports Indonesia juga diperkuat dengan keberadaan Indonesian e-Sports Association atau Asosiasi e-Sports Indonesia, disingkat IeSPA. Asosiasi ini menjadi wadah pengembangan komunitas esports di Indonesia. Berkat keberadaan asosiasi ini, esports kini sudah mendapatkan pengakuan dari berbagai kalangan, termasuk pemerintah.

  3. Prestasi atlet esports Indonesia di kancah internasional

    Muhammad “InYourdreaM” Rizky, Pro Gamer DOTA2 dari Indonesia via upstation.id

    Banyaknya prestasi atlet esports tanah air juga memicu perkembangan komunitas esports Indonesia. Prestasi tersebut pun diukir dalam berbagai cabang permainan. Mulai dari Tekken 7, DotA 2, hingga CS:GO. Sebut saja nama tenar seperti Muhammad “InYourdreaM” Rizky, Hansel “BnTet” Ferdinand, ataupun Adrian “Meat”.

  4. Indonesia jadi tuan rumah berbagai kompetisi tingkat internasional

    IeSF Esports World Championship 2016 via talkesport.com

    Indonesia juga telah tercatat sebagai tuan rumah untuk berbagai kompetisi esports tingkat internasional. Hal ini menunjukkan dunia internasional memiliki tingkat kepercayaan yang bagus terhadap komunitas esports Indonesia. Salah satu turnamen esports kelas dunia yang pernah dilaksanakan di tanah air adalah IeSF World Championship 2016.

Tidak hanya itu, Indonesia juga bakal menjadi tuan rumah di Asian Games 2018. Pada pesta olahraga tingkat Asia ini, cabang esports turut dilaksanakan, dan ini merupakan yang pertama kalinya. Meski, pertandingan esports di Asian Games 2018 masih sebatas eksibisi dan tidak memperebutkan medali.

Dengan berbagai indikator tersebut, masih menganggap komunitas esports tanah air kalah dengan negara lain?