Newbee: ESL One Genting Grand Champion

157
Newbee, Champion ESL One Genting

Tim esports Dota 2 Newbee akhirnya keluar sebagai ESL One Genting Grand Champion setelah berhasil mengalahkan tim Liquid dengan selisih skor 3-2. Newbee sukses merebut gelar perdananya di tahun 2018 sekaligus menegaskan dirinya sebagai tim terbaik di Tiongkok.

Newbee ESL One Genting via Lowyat.NET
Newbee ESL One Genting via Lowyat.NET

Format pertandingan Dota 2 adalah dengan membagi 16 tim ke dalam dua kelompok. Delapan tim di tiap kelompok akan bertanding dalam format double elimination. Pertandingan tersebut akan dilakukan dengan sistem pertandingan BO1 (best of 1) dan BO3 (best of 3). Tiga tim teratas dari masing-masing kelompok tersebut akan bertanding di babak selanjutnya. Newbee memulai turnamen dengan berada di kelompok BO1 bersama Liquid, Penta, Na’Vi, EG, Mineski, TNC, serta LFY. Pada pertandingan awal, Newbee berhadapan dengan tim dari asal negaranya yaitu LFY. Newbee mengalahkan LFY yang menyerah pada 20 menit pertama pertandingan dengan mengandalkan hero berpotensi early game seperti Tiny, dan Tide serta disokong oleh Bounty Hunter

Lawan Newbee berikutnya adalah TNC Pro Team. Tim tersebut sempat digadang akan memberi kejutan di turnamen dengan draft serta gameplay yang dimotori oleh sang kapten, 1437. Namun, Newbee dapat menyingkirkan tim asal Filipina tersebut dengan skor 2-0. Duet combo Sccc serta Moogy tampaknya terlalu kuat bagi mereka. Pertandingan ini menjadi pertandingan terakhir bagi Theeban ‘1473’ Sheeva yang dikabarkan akan keluar dari TNC.

Dan bagaikan sebuah pertandingan rematch dari final The International 7 yang mempertemukan kembali Liquid dengan Newbee yang terus berjumpa di babak grand final. Pertandingan yang sangat dinanti oleh para penggemar Dota 2 ini sarat akan perang tensi dan mental. Newbee yang belum pernah menang melawan Liquid harus menghadapi keperkasaan dari tim asuhan Kuroky. Last pick hero Storm Spirit oleh Sccc memberikan kemenangan game pertama kepada Newbee dimana Morphling yang dipakai Miracle- tidak berdaya terhadap strategi early push. Newbee tidak memberikan banyak ruang serta waktu yang cukup bagi Miracle- untuk berkembang. Namun di game ke-2, Newbee mencoba menggunakan strategi yang sama dengan combo hero Storm Spirit dan Omniknight. Tetapi Liquid juga melakukan strategi counter hero yang terbukti efektif. Templar Assassin milik Miracle- serta Dragon Knight dari MATUMBAMAN menutup game kedua dengan kemenangan Liquid. Nasib sial harus menimpa Newbee ketika di pertandingan ke-3, Liquid melakukan pick hero Invoker. Miracle- yang sudah sangat terkenal dengan permainan Invoker-nya berhasil menghancurkan Newbee dengan skor 16-1. Newbee pun kalah dengan skor 1-2 dan harus memulai Main Stage dari babak 8 besar.

Newbee kembali berjumpa dengan tim senegaranya, Vici Gaming. Vici Gaming dikalahkan dengan skor 0-2  oleh Moogy dkk yang nampaknya masih kesal akan kekalahan mereka saat berhadapan dengan Liquid.

Pada pertandingan semifinals, mereka sudah ditunggu Team Secret yang dimotori Clement ‘Puppey’ Ivanov. Secret yang tampil sangat menjanjikan sepanjang turnamen berlansung harus menerima pil pahit ketika offlaner mereka Fata tidak dapat ikut bertanding karena sakit. Team Secret kemudian meminjam jasa dari Ohaiyo yang kebetulan sedang berstatus tanpa tim setelah dikeluarkan dari Fnatic. Dan tentu saja hal ini sangat mempengaruhi gameplay dari Secret, sehingga Secret harus mengalami kekalahan 0-2 dari Newbee. Newbee menggunakan kesempatan ini dengan baik di game pertamanya. Secret yang tidak ingin begitu saja disingkirkan memulai babak 2 dengan sangat bagus bahkan sempat memimpin perolehan networth dengan selish 25K. Newbee yang memiliki mental juara tidak langsung begitu saja patah semangat. Sccc yang menggunakan Medusa menjadi pahlawan Newbee ketika berhasil menang dengan momen comeback Divine Rapier. Newbee pun melaju lagi ke babak final turnamen.

Di pertandingan finals, Newbee kembali berhadapan dengan Liquid yang sebelumnya mengalahkan Evil Geniuses dengan skor 2-0. Adrenalin dan perang strategi kembali menghiasi duel kedua tim ini, mengingat Newbee pernah dikalahkan oleh Liquid dengan skor 0-3 di The International 2017. Kejar mengejar terjadi pada game awal yang menghasilkan skor 2-2 sehingga game ke-5 pun tak terhindarkan.

Pada game ke-5, combo hero Naga Siren dan Ursa menjadi kartu as Newbee untuk menjuarai turnamen ini.  Newbee memenangkan game kelima dengan skor 29-15 dalam waktu 36 menit. Kemenangan ini pun menjadi gelar perdana di Newbee di tahun 2018 serta kemenangan perdana Newbee setelah beberapa kali kalah berhadapan dengan Liquid.

Newbee memenangkan hadiah sebesar USD 160.000 dan Liquid mendapat USD 80.000. Sungguh suatu momen kemenangan yang indah, bukan?


Sumber: liquiddota.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here